TANJUNGPINANG - Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) bakal menggelar bedah buku berjudul Menjaga Nurani: Suara di Simpang Zaman, karya wartawan senior Kota Tanjungpinang, Ridarman Bay, pekan depan, di Tanjungpinang.

Kegiatan ini menjadi agenda literasi terbaru KJK setelah sebelumnya sukses menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi jurnalis di Kepri.

Ketua KJK Ady Indra Pawennari menegaskan, langkah membedah karya wartawan senior ini bukan sekadar seremonial, melainkan start penting untuk menghidupkan kembali tradisi menulis di kalangan jurnalis Kepri, sekaligus bentuk apresiasi nyata terhadap rekam jejak sang penulis di dunia pers.

"Buku ini kumpulan opini penulis," ujar Ady, Sabtu (5/9), di Tanjungpinang.

Untuk tahap awal, kata Ady, pihaknya sengaja memilih karya wartawan senior sebagai pintu masuk. Namun, ia memastikan KJK tidak berhenti di situ. Ke depan, giliran komunitas itu sendiri yang akan menerbitkan buku.

"Kami juga sekarang sedang menyiapkan buku yang diterbitkan oleh KJK. Setelah itu, KJK bakal menggelar UKW periode 2," terang Ady.

Bedah buku Menjaga Nurani dijadwalkan berlangsung Sabtu (12/9) di Sekretariat KJK, Batu 11, Tanjungpinang.

Berbeda dengan kebanyakan acara umum, kegiatan ini sengaja digelar secara terbatas. Ady menerangkan, kapasitas ruangan yang seadanya membuat kegiatan itu hanya bisa diikuti peserta dalam jumlah kecil.

"Maksimal 30 peserta saja," ujarnya, memastikan format ini agar diskusi berjalan lebih mendalam dan interaktif antara narasumber dan peserta.

Rencananya, buku tersebut akan dibedah oleh dua tokoh dari latar belakang berbeda: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepri, Dr. Darson, berdampingan dengan Ady selaku Ketua KJK. Moderator Dr.Ahmad Yani, SH,MH, pengacara. Ady meyakini perpaduan sudut pandang birokrasi dan pers itu akan memperkaya jalannya diskusi.

Ady memastikan kegiatan itu akan dihadiri kalangan akademisi, tokoh pers, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga penggiat literasi di Kepri. Ia berharap forum ini turut memantik semangat menulis dan membukukan pengalaman jurnalistik di kalangan wartawan Kepri lainnya. (Red)