JAMBI (AWaSI.id), Kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Provinsi Jambi pada Kamis (16/7/2026) menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Jambi untuk membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan pemerintah pusat.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., turut mendampingi rangkaian kunjungan Wakil Presiden saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi. Dalam agenda tersebut, turut hadir Gubernur Jambi Al Haris bersama jajaran Forkopimda.

Kunjungan diawali dengan peninjauan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di RSUD Raden Mattaher. Wapres melihat langsung berbagai ruang pelayanan sekaligus perkembangan sarana dan prasarana rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jambi tersebut.

Bagi Pemerintah Kota Jambi, kehadiran Wakil Presiden bukan sekadar kunjungan kerja. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah program prioritas daerah yang membutuhkan dukungan dan sinergi pemerintah pusat.

“Kami juga menyampaikan berbagai program prioritas Pemerintah Kota Jambi serta peluang kolaborasi yang dapat dilakukan bersama pemerintah pusat,” ujar Diza.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat.

Dari Rumah Sakit hingga Proyek Jalan Tol

Usai agenda di RSUD Raden Mattaher dan makan siang bersama, Wapres melanjutkan kunjungan menuju proyek Jalan Tol Seksi Sebapo. Dalam agenda tersebut, Gibran didampingi Gubernur Jambi, Kapolda Jambi, serta unsur Forkopimda Provinsi Jambi.

Diza berharap rangkaian kunjungan tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi penguatan dukungan terhadap berbagai program strategis di Jambi.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pembangunan kolam retensi sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir, selain sejumlah program pembangunan lainnya.

“Semoga kunjungan ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kota Jambi, melalui dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan,” kata Diza.

RSUD Raden Mattaher Sampaikan Kebutuhan Mendesak

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyampaikan sejumlah kebutuhan RSUD Raden Mattaher kepada pemerintah pusat.

Salah satunya adalah kebutuhan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) baru untuk menggantikan perangkat lama yang telah digunakan sejak 2014.

Selain kebutuhan peralatan medis, persoalan ketersediaan dokter spesialis, terutama dokter spesialis jantung, juga menjadi salah satu tantangan yang dihadapi rumah sakit.

Rangkaian kunjungan tersebut mempertemukan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam pembahasan sejumlah kebutuhan pembangunan serta pelayanan publik.

Bagi Pemkot Jambi, momentum ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menyampaikan langsung program-program daerah dan membuka peluang kolaborasi agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

L.R.CHANDRA